@tuSilajara

All entries with category “Bontoharu”
click here to see all posts

Perkampungan Tua Bitombang adalah salah satu obyek wisata yang berada di kelurahan Bontobangun, kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan.

Perkampungan ini sangat unik dikarenakan topograpi alam (permukaan tanah yang tidak datar) sehingga tiang rumah menjulang tinggi 13–15 m pada bagian belakang (dapur), sedangkan bagian depan agak rendah 2–3 m.

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..

Perkampungan Tua Bitombang

Bandar Udara H. Aroeppala adalah bandara sipil yang terletak di Pulau Selayar tepatnya di desa Bontosunggu, kecamatan Bontoharu,  kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini (mei-2013) sudah ada 2 maskapai penerbangan yang transit di Bandar Udara H. Aroeppala dengan rute penerbangan Makassar - Kepulauan Selayar (UPG-SLY) yaitu Aviastar dan Merpati Nusantara Airlines.

Pesawat Aviastar menempuh rute penerbangan Makassar - Kepulauan Selayar hanya 1 kali dalam seminggu yakni setiap hari sabtu saja. Waktu keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sekitar pukul 07.00 WITA.

Tiket pesawatnya sekitar 200 ribuan/orang bisa dibeli langsung di bandara ataupun dipesan sebelumnya via telefon. Perlu dicatat bahwa kapasitas penumpang pesawat Aviastar cuma 18 orang jadi sebaiknya sudah ada kepastian tiket sebelum jadwal keberangkatan.

Untuk pesawat Merpati mungkin tidak perlu terlalu terburu-buru memesan tiket karena kursi penumpangnya cukup banyak yakni 54 seat dan jadwal penerbangannya dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin ke Bandar Udara H. Aroeppala juga 2 kali dalam seminggu yakni hari senin dan dari rabu. Tiket pesawat Merpati dijual dengan harga mulai Rp 450.000 hingga Rp 632.000/orang.


kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..

Bandar Udara H. Aroeppala

Pantai Liang Kareta adalah salah satu obyek wisata pantai yang terdapat di Desa Bontoborusu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Lokasinya berjarak sekitar setengah sampai 1 jam perjalanan laut dari Kota Benteng, ibu kota kabupaten Kepulauan Selayar.

Bagi yang punya kendaraan bisa juga menuju Desa Bontosunggu terlebih dahulu yang jaraknya hanya sekitar 5 km dari kota Benteng lalu kemudian menggunakan perahu reguler sehingga perjalanan lautnya paling cuma ditempuh sekitar 15 menit ke lokasi ini,,

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..

Pantai Liang Kareta

Desa Kalepadang adalah salah satu desa yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan.

Berikut ini beberapa informasi umum tentang Desa Kalepadang

Nama Desa Kalepadang
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Dusun
Kode Pos 92811
Telepon/Fax/HP
Website/Blog
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Kalepadang
..

Desa Kalepadang

Desa Kahu-kahu adalah salah satu desa yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan.

Berikut ini beberapa informasi umum tentang Desa Kahu-kahu

Nama Desa Kahu-kahu
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Dusun
Kode Pos 92811
Telepon/Fax/HP
Website/Blog
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Kahu-kahu
..

Desa Kahu-kahu

Desa Bontotangnga adalah salah satu desa yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan.

Berikut ini beberapa informasi umum tentang Desa Bontotangnga

Nama Desa Bontotangnga
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Dusun
Kode Pos 92811
Telepon/Fax/HP
Website/Blog
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Bontotangnga
..

Desa Bontotangnga

Desa Bontosunggu adalah salah satu desa yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan.

Berikut ini beberapa informasi umum tentang Desa Bontosunggu

Nama Desa Bontosunggu
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Dusun
Kode Pos 92811
Telepon/Fax/HP
Website/Blog
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Bontosunggu
Bandar Udara H. Aroeppala

Desa Bontosunggu

Desa Bontolebang adalah salah satu desa yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan.

Berikut ini beberapa informasi umum tentang Desa Bontolebang

Nama Desa Bontolebang
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Dusun
Kode Pos 92811
Telepon/Fax/HP
Website/Blog
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Bontolebang
..

Desa Bontolebang

Desa Bontoborusu adalah salah satu desa yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan.

Berikut ini beberapa informasi umum tentang Desa Bontoborusu

Nama Desa Bontoborusu
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Dusun
Kode Pos 92811
Telepon/Fax/HP
Website/Blog
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Bontoborusu
Pantai Liang Kareta

Desa Bontoborusu

Kelurahan Putabangun adalah salah satu kelurahan yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan. Berikut ini beberapa informasi umum tentang kelurahan Putabangun

Nama Kelurahan Putabangun
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Lingkungan
Jumlah RW
Jumlah RT
Kode Pos 92812
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Putabangun
...

Kelurahan Putabangun

Kelurahan Bontobangun adalah salah satu kelurahan yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bontoharu, kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan. Berikut ini beberapa informasi umum tentang kelurahan Bontobangun

Nama Kelurahan Bontobangun
Luas Wilayah
Populasi Penduduk
Kepadatan Penduduk
Jumlah Lingkungan
Jumlah RW
Jumlah RT
Kode Pos 92812
Kecamatan Bontoharu
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan

Googel Maps

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..
Tempat Menarik di Bontobangun
Perkampungan Tua Bitombang, Museum Nekara, dan masih banyak lagi..
adsbyGoogle

Kelurahan Bontobangun

Bontoharu adalah sebuah kecamatan yang terletak di kabupaten Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi Selatan. Kecamatan ini pada bagian utaranya berbatasan dengan kecamatan Bontomanai & kecamatan Benteng, bagian baratnya berbatasan dengan kecamatan Benteng & laut Flores, bagian timurnya berbatasan dengan laut banda dan bagian selatannya berbatasan langsung dengan kecamatan Bontosikuyu. Berikut ini sedikit informasi tentang kecamatan Bontoharu, Kepulauan Selayar,,
Koordinat Google :  -6.151819,120.492897
Luas Kecamatan :  129.75 km2 (50.10 mil²)
Populasi Penduduk :  11.801 (tahun 2010)
Kepadatan Penduduk :  91/km2 (240/sq mi)
Jumlah Kelurahan :  2 (Bontobangun & Putabangun)
Jumlah Desa :  6 (Bontoborusu, Bontolebang, Bontosunggu, Bontotangnga, Kahu-kahu &
   Kalepadang)
Kode Pos :  92811
Kabupaten :  Kepulauan Selayar
Provinsi :  Sulawesi Selatan
Nama Camat :  Drs. Martajuddin, MH
Nama SekCam : 
Telepon/Fax/HP :  081242557218
Tempat Menarik :  Pulau Gusung, Pulau Pasi, Pantai Dongkalang, Jangkar Selayar, Meriam Kuno,
   Pantai Liang Tarrusu, Pantai Liang Kareta, Pantai Je’neiya, Pantai Lembang,
   Bandar Udara H. Aroeppala, Topa, Gong Nekara, Makam We Tenri Dio,
   Air Terjun Balang Kalambu, Perkampungan Tua Bitombang,
   Benteng Bontobangun
Jumlah Sekolah : 
SD : 
SMP : 
SMA : 
Web/Blog : 

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..

Bontoharu, Kepulauan Selayar

Gong nekara adalah gong perunggu buatan kebudayaan Dong Son, yang terdapat di delta Sungai Merah Vietnam Utara. Gong ini diproduksi pada sekitar 600 tahun sebelum masehi atau sebelumnya sampai dengan abad ketiga Masehi.
Dengan menggunakan metode pengecoran logam yang telah hilang (lost wax method), gong ini oleh para peneliti sejarah dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari budaya pengerjaan logam. Gong Nekara ini mempunyai 3 fungsi pada masanya, yakni fungsi Keagamaan, Sosial-Budaya, dan Politik. Fungsi keagamaan yaitu sebagai alat komunikasi, upacara, dan simbol. Sementara fungsi sosial budaya yaitu sebagai simbol status sosial, perangkat upacara dan karya seni yang mempunyai daya magis religius. Sedangkan fungsi politik yaitu sebagai tanda bahaya atau isyarat perang.

Gong Nekara mempunyai luas lingkaran sebesar 396 cm persegi, luas lingkaran pinggang 340 cm persegi, dan tinggi 95 cm persegi. Keunikan yang dimiliki gong yang dikenal sakral itu adalah adanya gambar bermotif flora dan fauna terdiri dari gajah 16 ekor, burung 54 ekor, pohon sirih 11 buah dan ikan 18 ekor. Sementara dipermukaan gong bagian atas terdapat 4 ekor arca berbentuk kodok dengan panjang 20 cm dan di samping terdapat 4 daun telinga yang berfungsi sebagian pegangan. Pada bidang pukul terdapat hiasan geometris, demikian pula pada bagian tengah gong terdapat garis pola bintang berbentuk 16. Nekara secara vertikal terdiri atas susunan kaki berbentuk bundar seperti silinder, badan dan bahu berbentuk cembung.

Tertua di Dunia

Gong Nekara terbesar di Asia Tenggara dan bahkan tertua di dunia adalah gong nekara yang ada di Pulau Selayar. Menurut informasi dari tetua adat dan beberapa warga kelurahan Bontobangun, kecamatan Bontoharu (tempat ditemukannya gong nekara), gong tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang penduduk dari Kampung Rea-Rea yang bernama Sabuna pada tahun 1686. Pada saat itu Sabuna sedang mengerjakan sawah Raja Putabangun di Papaniohea, tiba-tiba cangkul Sabuna membentur benda keras yang ternyata adalah hiasan katak yang merupakan bagian dari gong nekara. Sejak berakhirnya Dinasti Putabangun, pada tahun 1760 gong nekara tersebut dipindahkan ke Bontobangun dan menjadi kalompoang/arajang (benda keramat) Kerajaan Bontobangun.

Legenda mengenai keberadaan Gong Nekara di Pulau Selayar berasal dari 2 (dua) sumber. Sumber yang pertama yaitu cerita mitos Sawerigading yang berkembang pada periode Galigo, suatu periode kekuasaan manusia dewa yang mengatur tata tertib dunia dengan pola kepemimpinan religius kharismatis. Sawerigading ditempatkan sebagai tokoh utama dalam perwujudan tata tertib dan penataan pertama masyarakat Bugis - Makassar di Sulawesi Selatan. Periode Galigo diperkirakan berlangsung sekitar abad ke-7 sampai abad ke-10 tetapi Christian Pelras menempatkannya pada sekitar abad ke-12.

Sumber yang kedua adalah naskah hukum pelayaran dan perdagangan Ammana Gappa (abad 17) dimana Pulau Selayar disebut sebagai salah satu daerah tujuan niaga. Letaknya sangat strategis bagi pelayaran yang menuju ketimur maupun ke barat. Dengan demikian Pulau Selayar menjadi bandar transit bagi lalu lintas pelayaran kala itu. Di dalam naskah itu juga disebutkan tentang daftar sewa bagi orang yang berlayar dari Makassar ke Aceh, Kedah, Kamboja sewanya 7 rial dari tiap seratus (orang) dan apabila naik dari tempat tersebut menuju Selayar, Malaka, Johor, sewanya 6 rial dari tiap seratus (orang).

Dari sumber tersebut memberikan keterangan tentang peranan Pulau Selayar dengan daerah-daerah di Nusantara dan Asia Tenggara. Hal ini memperkuat dugaan bahwa gong nekara mungkin didatangkan dari daratan Asia Tenggara pada waktu pengaruh kebudayaan Cina berkembang di kawasan itu. Menurut cerita yang terkait dengan gong nekara di Pulau Selayar, dikatakan bahwa ketika Sawerigading bersama isterinya (We Cuddai) dan ketiga putranya (La Galigo, Tenri Dio, dan Tenri Balobo) kembali dari Cina, dalam perjalanannya menuju ke Luwuk mereka singgah di Pulau Selayar dan langsung menuju ke suatu tempat yang disebut Putabangun dengan membawa sebuah nekara perunggu yang besar. Di tempat itu mereka dianggap sebagai Tumanurung. Pada saat itulah Tenri Dio dianggap menjadi raja pertama di Putabangun dan menempatkan gong nekara itu sebagai kalompoang di Kerajaan Putabangun.

Dari cerita itu dapat disimpulkan bahwa Gong Nekara dibawa dari Cina oleh Sawerigading. Yang dimaksud dengan Cina disini, mungkin adalah Indo China. Selain itu, masyarakat juga menganggap bahwa hanya ada dua gong nekara di dunia, yaitu sebuah di Pulau Selayar dan sebuah lagi berada di Cina. Gong nekara yang ada di Pulau Selayar dianggap sebagai suami dan yang ada di Cina dianggap sebagai isteri. Hal ini mengingatkan kita pada nekara yang dipuja berpasangan di daerah Birma yang dipersonifikasikan sebagai pasangan suami isteri. Nekara yang di atasnya terdapat hiasan katak berukuran lebih tinggi melambangkan pria, sedangkan yang tidak memakai hiasan katak dan berukuran lebih kecil dan rendah melambangkan wanita. Dengan demikian nampak adanya persamaan nilai simbolis dari negara penganut kebudayaan perunggu khususnya gong nekara di Indonesia dan Asia Tenggara.

kalau ada kesempatan artikel ini akan dilengkapi lagi selengkap-lengkapnya.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran atau masukan untuk artikel ini..
kalau ada waktu artikel ini akan dilengkapi lagi.. silahkan ketik dikolom komentar jika ada saran..
suatu saat nanti artikel ini masih akan dilengkapi.. kalau ada saran silahkan ketik dikolom komentar..

Googel Maps
adsbyGoogle

Gong Nekara di Pulau Selayar